Apa itu Leverage - Belajar Forex dengan Benar #3

Daftar Isi
Apa itu Leverage - Belajar Forex dengan Benar

AlbinusTejoS.com - Halo sobATS... Apa kabarnya hari ini? 😁

Pada postingan pertama kita di topik Belajar Trading Forex, kita sudah membahas keunggulan trading forex dibanding trading di intrumen lainnya. Salah satu keunggulannya adalah tersedianya fasilitas Leverage yang memungkinkan kita sebagai seorang trader dapat melakukan transaksi dengan kontrak yang besar supaya dapat memperoleh peluang profit yang lebih besar dari pergerakan harga di forex, namun menggunakan dana yang jauh lebih kecil. 

Wow... Bagaimana bisa? 
Nah... maka dari itu tentang leverage akan kita bahas di artikel kali ini.

Apa itu Leverage

Secara sederhana dapat dikatakan Leverage adalah fasilitas hutang yang diberikan broker untuk meningkatkan kemampuan transaksi dari dana yang kita miliki untuk meningkatkan potensi profit dalam aktivitas trading kita.


Sebagai contoh, untuk melakukan transaksi 1 lot, maka normalnya (tanpa leverage) kita butuh dana sebesar $100.000 (sesuai nilai kontrak 1 lot), dan mendapatkan potensi keuntungan $1 per pip pergerakan harga instrumen trading forex kita.


Namun dengan menggunakan fasilitas leverage dari broker katakanlah 1:100, artinya dana kita dapat melakukan transaksi 100 kali lebih besar dari kemampuan normalnya. 


Sehingga untuk melakukan transaksi 1 lot ($100.000), kita hanya perlu menggunakan dana sebesar $1.000 dan mendapatkan potensi keuntungan $1 per pip pergerakan harga, dan kebutuhan $99.000 lainnya untuk melakukan transaksi 1 lot ditanggung oleh broker.


Kok broker baik banget ya? 
Kok mau memberi kita hutang sebesar itu ya? 
Apa untungnya buat broker?


Seperti disebutkan di atas, fasilitas Leverage membuat kebutuhan dana atau modal untuk melakukan trading menjadi lebih kecil. 


Hal ini bisa memungkinkan lebih banyak orang yang mempunyai dana di bawah $100.000 dapat melakukan aktivitas trading. Semakin banyak orang yang trading di perusahaannya, maka broker tersebut akan memperoleh pembayaran biaya layanan yang semakin banyak pula. 


Begitu... 
Sama-sama menguntungkan bukan?


Keliatannya keren banget ya fasilitas Leverage ini... bisa menguntungkan banyak pihak...
 
Yup... bener banget... 
Fasilitas Leverage ini keren banget sobATS... tapi perlu sobATS pahami juga nih untuk kita sebagai seorang trader... dengan menggunakan fasilitas leverage di transaksi trading kita, kita akan berhadapan dengan suatu keadaan khusus baru yang disebut sebagai Margin Call dan Stop Out.




Apa itu Margin Call dan Stop Out

Margin Call dan Stop Out ini tujuan utamanya adalah untuk perlindungan nasabah dan broker sendiri agar nasabah tidak mengalami kerugian yang lebih besar daripada modal yang disetorkan ke dalam saldo akun tradingnya.


Margin call adalah keadaan dimana Broker akan menghubungi nasabah melalui telepon ataupun email  karena posisi trading nasabah tersebut mengalami kerugian yang menyebabkan margin level di akun tradingnya mencapai 50%.


Margin level < 50% = Margin Call


Wah Margin Level.... Apalagi itu? 😂


Oke kita bahas satu per satu di artikel yang berbeda saja ya sobATS...
Nah artikelnya sudah dibuat, silakan sobATS baca di artikel Balance, Equity, Margin, Free Margin, dan Margin Level


Okay kembali lagi ke Margin Call tadi sobATS, tujuan broker menghubungi nasabah adalah untuk menginformasikan bahwa posisi tradingnya perlu ditambah dana jika ingin tetap dipertahankan, karena jika tidak ditambah dana, maka posisi tersebut akan ditutup paksa secara otomatis (Stop Out) oleh sistem Broker saat kerugian posisi tersebut membuat margin level akun tersebut mencapai 20%.


Sebagai contoh, seorang nasabah yang menyetor modal trading ke akunnya sebesar $10.000, dan melakukan order 1 lot di pair dan membutuhkan margin sebesar $1.000.


Kemudian posisi tradingnya tersebut mengalami total kerugian mengambang (floating loss) mencapai -$9.500, yang artinya Equitynya menjadi sisa $500 maka nasabah tersebut akan dihubungi Broker dengan tujuan Margin Call, karena Margin Levelnya sudah mencapai 50%. 


Cara menghitung Margin Level yang lebih jelas silakan sobats lihat di artikel Margin Level ya.


Nah... Jika nasabah memilih untuk tidak melakukan top-up, maka posisi trading nasabah akan ditutup otomatis pada saat kerugiannya menyebabkan margin level mencapai 20% atau Equity menjadi senilai $200 atau lebih kecil.


Selain Margin Call dan Stop Out, ada satu lagi yang berhubungan dengan Leverage, dia adalah Overnight Fee atau yang lebih dikenal dengan nama Swap.




Apa itu Swap

Swap adalah biaya yang muncul karena kita menggunakan fasilitas leverage.


Swap atau overnight fee disebut juga sebagai bunga dari uang hutang fasilitas leverage yang kita pinjam dari broker, dan akan dikenakan kepada kita jika kita memiliki posisi trading yang tidak ditutup di hari yang sama dengan hari dimana kita membuka posisi tersebut.


Misal kita melakukan order posisi Buy EURUSD di hari Senin, dan membiarkannya hingga hari berganti. Pada hari Selasa jam 00.01 waktu server, maka posisi tersebut akan dikenakan Swap atau biaya inap.


Namun sekarang di beberapa broker kita akan mendapat fasilitas tambahan yaitu FREE SWAP di intrumen trading tertentu, sehingga posisi trading kita tidak akan terkena biaya inap meskipun kita biarkan terbuka hingga berhari-hari.


Fasilitas Free Swap biasanya diberikan kepada nasabah dengan syarat tertentu.




Penutup

Nah sobATS, itulah tadi pembahasan kita tentang Apa itu Leverage dan hal-hal yang muncul jika kita menggunakan fasilitas Leverage dari broker.

Sekarang sobATS sudah mengetahui hal-hal dasar yang harus diketahui tentang trading forex dengan margin.


Okay sobATS, sekian dulu artikel kali ini. Semoga bermanfaat ya.😊
Sampai jumpa di artikel kita selanjutnya. 😉😁

Posting Komentar